Wednesday, September 12, 2012

PEDOMAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH (SKRIPSI)




 Postingan ini mengingatkan saya akan jasa-jasa 
Bunda Yunas Khonefi, SH, M.Pd yang sangat saya hormati 
 Naskah ini merupakan buah karya dari: 
Ibu Yunas Khonefi, SH, M.Pd, dan
Bpk. Ayi Zainal Arifin, MA
saya hanya kebagian editing saja

Berkat jasa-jasanya telah banyak memberikan pencerahan bagi saya. 
Terima kasih bunda, Hanya Allah SWT yang bisa membalas jasa baik bunda dan senantiasa melapangkan jalan untuk terus berkarya bagi anak negeri. 
Karya Bunda selalu kami nantikan
(Salam Takzim : Ananda)





PEDOMAN
PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH (SKRIPSI)





SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH
MUSLIM ASIA AFRIKA JAKARTA
2010







PENULISAN KARYA ILMIAH (SKRIPSI)


A.       PENDAHULUAN
Skripsi adalah laporan penelitian yang dituangkan dalam bentuk karya tulis (karya tulis ilmiah) yang disusun menurut kaidah keilmuan dibawah pengawasan atau pengarahan dosen pembimbing. Skripsi dibuat sebagai salah satu persyaratan menyelesaikan program studi yang merupakan tugas akhir bagi mahasiswa. Tugas akhir yang dimaksud dalam buku pedoman ini adalah skripsi.

Dalam upaya mendokumentasikan seluruh koleksi akademik Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta, baik berupa print out maupun digital, dibutuhkan suatu Pedoman Penulisan Skripsi (Tugas Akhir) yang dapat digunakan dilingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta.

Pedoman yang disusun oleh Tim Perumus Pedoman Penulisan diterbitkan dengan tujuan memberikan tuntunan minimal bagi para mahasiswa yang sedang menyusun laporan TA. Penggunaan pedoman ini disahkan melalui SK Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta nomor: 01/STITMAA/VI/2010 dan harus digunakan mahasiswa dalam menyusun Tugas Akhir serta bagi Dosen Pembimbing dalam memberikan bimbingan. 

B.       PEDOMAN PENULISAN
Susunan pedoman penulisan karya tulis ilmiah secara umum dibagi dalam tiga bagian yang terdiri atas:
1.        AWAL LAPORAN
2.        ISI LAPORAN
3.        AHIR LAPORAN

  1. AWAL LAPORAN
Bagian awal laporan terdiri dari:
    1. Halaman sampul
    2. Halaman judul
    3. Halaman pengesahan
    4. Kata pengantar
    5. Ucapan terimakasih
    6. Abstrak (dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris)
    7. Daftar isi
    8. Daftar table (jika ada)
    9. Daftar gambar (jika ada)
    10. Daftar lainnya (jika ada)
    11. Daftar lampiran (jika ada)

a.    Halaman Sampul
Halaman sampul adalah halaman terdepan yang pertama kali dibaca dalam suatu karya tulis ilmiah. Halaman sampul harus dapat memberikan informasi singkat kepada pembaca tentang karya tulis ilmiah yang berupa judul, identitas penulis, institusi dan tahun pembuatan. Ketentuan menyangkut penulisan dapat dilihat di bagian C.4 dan pada contoh halaman sampul pada lampiran 1.
b.    Halaman Judul
Secara umum informasi yang diberikan pada Halaman Judul sama dengan Halaman Sampul, hanya saja pada halaman judul biasanya dicantumkan informasi tambahan, yaitu untuk apa karya tulis ilmiah tersebut dibuat. Ketentuan menyangkkut penulisan bisa dilihat pada bagian C.5 dan pada contoh Halaman Judul pada lampiran 2.
c.    Halaman Pengesahan
Halaman Pengesahan untuk menjamin keabsahan karya tulis ilmiah atau pernyataan diterimanya skripsi sebagai karya tulis ilmiah oleh institusi penulis. Ketentuan menyangkut mengenai penulisan dapat dilihat di C.6 dan pada Contoh Halaman Pengesahan pada lampiran 3.
d.    Kata Pengantar
Halaman kata pengantar memuat pengantar singkat atas tulisan yang dibuat dan ucapan terima kasih atau penghargaan kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam pembuatan karya ilmiah dan penulisannya tersebut. Sebaiknay ucapan terima kasih dan penghargaan tersebut mencantumkan bantuan yang mereka berikan, misalnya bantuan dalam memperoleh masukan, data, sumber-sumber informasi, serta bantuan dalam menyelesaikan Tugas Akhir tersebut. Ketentuan menyangkut penulisan bisa dilihat pada bagian C.7 dan pada contoh Kata Pengantar dalam lampiran 4.
e.    Ucapan Terimakasih
Halaman Ucapan Terima Kasih memuat tentang ucapan terima kasih dan penghargaan yang ditujukan kepada orang-orang atau lemaga isntitusi yang telah membantu penulisan karya tulis atau skripsi tersebut.
f.     Abstrak (dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris)
Abstrak merupakan garis besar isi dari karya ilmiah yang memuat permasalahan, tujuan, metode penulisan, hasil dan kesimpulan yang diperoleh. Abstrak dibuat untuk memudahkan pembaca secara cepat mengerti tulisan untuk memutuskan apakah perlu dibaca lebih lanjut atau tidak. Ketentuan mengenai penulisan bisa dilihat pada contoh Abstrak pada bagian C.8 dan pada lampiran 5.
g.    Daftar isi
Daftar Isi memuat daftar tiap bagian penulisan beserta nomor halaman masing-masing, yang ditulis persis seperti isi yang bersangkutan.
h.   Daftar Table, Daftar Gambar, Daftar lainnya dan Daftar lampiran (jika ada)
Daftar table, Daftar gambar, Daftar lainnya dan Daftar lampiran digunakan untuk memuat tabel, gambar dan yang lain-lainnya yang digunakan dalam penulisan. Penulisan nama tabel, gambar dan yang lainnya mennggunakan huruf besar diawal kata (title case). Ketentuan menyangkut penulisan dapat dilihat pada bagian C.10 dan pada Contoh Daftar Gambar pada lampiran 7.

  1. ISI LAPORAN
Pembagian bab, isi laporan dan kesimpulan. Substansi laporan tugas akhir setidaknya terdiri dari 4 (empat) bab. Bab pertama membicarakan perihal latar belakang rumusan masalah, tujuan penelitian dan metode penelitan yang digunakan; bab kedua membahas tentang kajian teoritik yang dieksplor dari berbagai referensi; bab ketiga merupakan hasil analisis penelitian; dan bab terahir memuat dan rekomondasi penelitian.

  1. AHIR LAPORAN
Bagian ini trdiri dari:
a.    Referensi
Referensi merupakan daftar bahan bacaan atau referensi yang menjadi sumber dan dasar penulisan Tugas Akhir berupa buku, artikel, majalah atau surat kabar, wawancara, sumber yang diakses dari web di internet dan sebagainya.
b.    Lampiran (jika ada)
Lampiran merupakan data atau pelengkap atau hasil olahan yang menunjang penulisan Tugas Akhir tetapi tidak diletakkan pada Isi Laporan karena memngganggu kesinambungan pembacaan, lampiran yang perlu disertakan, dikelompokan menurut jenisnya, antara lain berupa: jadwal, tabel, daftar pertanyaan, gambar, grafik, desain, dan lain-lain.

C.       PENULISAN
Penampilan merupakan factor penting untuk mewujudkan Tugas Akhir (Skripsi) yang rapi dan seragam di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta. oleh karena itu, untuk merealisasikan hal tersebut perlu diperhatikan beberapa aturan teknis sebagai berikut:
1.    Kertas
Spesifikasi kertas yang digunakan:
- Jenis                     : HVS
- Warna                   : Putih polos
- Berat                     : 80 gram
- Ukuran                 : A4 (21,5 cm x 29,7 cm)

2.    Pengetikan
Ketentuan pengetikan adalah sebagai berikut:
a.    Pengetikan dilakukan pada satu sisi kertas (single side)
b.    Posisi penempatan teks pada tepi kertas
c.    Setiap halaman pada naskah TA mulai abstrak sampai dengan Daftar Referensi harus diberi “auto text” pada header dengan tulisan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta (Arial 10 poin cetak tebal), ditulis pada posisi rata kanan (align right).


 


……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

Gambar: Posisi Penempatan Teks pada Tepi Kertas

d.    Huruf, menggunakan jenis huruf Times New Roman atau Arial 12 poin (ukuran sebenarnya) dan diketik rapi (rata kiri-kanan, justify).
e.    Pengetikan dilakukan dengan spasi 2 (line spacing = 2 lines).
f.     Huruf yang tercetak dari printer harus berwarna hitam pekat dan seragam.



3.    Penomoran Halaman
Jenis penomoran ada dua macam yaitu angka Romawi kecil dan angka Arab.

a.    Angka Romawi kecil
1.    Digunakan untuk bagian awal laporan kecuali Halaman Sampul.
2.    Letak: Bagian tengah dari tepi bawah kertas.
3.    Khusus untuk Halaman Judul, penomoran tidak di tulis tapi tetap diperhitungkan.
b.    Angka Latin atau Arab
1.    Digunakan untuk Bagian Isi Laporan dan Bagian Akhir Laporan
2.    Letak: sudut kanan bawah

4.    Halaman Sampul
Halaman Sampul Tugas Akhir secara umum mempunyai karakteristik sebagai berikut:
a.    Halaman Kulit Tugas Akhir (Skripsi) terbuat dari karton tebal dilapisi kertas linen hijau tua dan mika transparan tidak berwarna (hardcover).
b.    Semua huruf maupun logo dicetak dengan tinta kuning emas dengan spasi tunggal (line spacing = single) dan ukuran sesuai dengan contoh di lampiran 1.
Adapun ketentuan Isi Halaman Sampul adalah sebagai berikut:
a.    Diketik simetris di tengah (center). Judul tidak diperkenankan menggunakan singkatan kecuali nama atau istilah (contoh: PT, UD, CV) dan tidak disusun dalam kalimat tanya serta tidak perlu ditutup dengan tanda baca apapun. Adapun komponen yang terdapat dalam halaman sampul secara berurutan adalah sebagai berikut:
Judul
Logo Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta, dengan diameter 2.5 cm
Nama
NIM/NIMKO
Jurusan
Program Studi
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta
Waktu; Tahun diterimanya Tugas Akhir dan dituliskan dalam angka dengan format 4 digit (contoh: 2010)
b.    Informasi yang dicantumkan pada punggung halaman kulit adalah: nama penulis dan NIM/NIMKO (ditulis secara bertumpuk atas bawah), Judul Tugas akhir, Logo dan Tahun. Informasi yang dicantumkan seluruhnya seluruhnya menggunakan huruf besar dengan batas atas tidak kurang dari 3 cm dari tepi atas dan bawah. Jenis huruf yang dipakai adalah Times News Roman atau Arial 11 poin.
c.    Pada halaman kulit muka tidak diperbolehkan diberi siku besi pada ujung-ujungnya.

5.    Halaman Judul
Halaman judul Tugas Akhir secara umum adalah sebagai berikut:
a.    Format Halaman Judul secara prinsip sama dengan Halaman Sampul, hanya ada tambahan redaksi yang bisa dilihat pada lampiran 2.
b.    Jenis atau jenjang Tugas Akhir (skripsi) ditempatkan setelah judul ditengah dengan mencantumkan jenis atau jenjang penulisan serta untuk apa karya ilmiah itu dibuat.
c.    Semua huruf dicetak dengan spasi tunggal (line spacing = single). Jenis huruf yang dipakai adalah Times News Roman atau Arial 12 poin dengan ketentuan sebagai contoh pada lampiran 2.

6.    Halaman Pengesahan
Halaman pengesahan tugas akhir secara umum adalah sebagai berikut:
a.    Semua huruf ditulis dengan spasi tunggal ( line spacing =single ). Jenis huruf yang dipakai adalah Times New Roman atau Arial 12 poin dengan ketentuan sebagaimana contoh pada lampiran 3.
b.    Ketentuan isi dapat dilihat pada lampiran 3.


7.    Kata Pengantar
Halaman kata pengantar tugas akhir secara umum adalah sebagai berikut:
a.    Semua huruf ditulis dengan Times New Roman atau Arial 12 poin dengan spasi 2 (line spacing = 2 lines) sebagaimana terdapat pada contoh lampiran 4.
b.    Khusus untuk judul kata pengantar ditulis dengan Times New Roman atau Arial 12 poin, dicetak tebal dan huruf besar (kapital).

8.    Abstrak
Ketentuan penulisan asbtrak adalah sebagai berikut:
a.    Ditulis sebanyak 700-800 karakter tanpa spasi dan diketik dengan Times New Roman atau Arial 12 poin
b.    Abstrak disusun dalam tiga bahasa, yaitu: bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.
c.    Jika memungkinkan, pengetikan untuk abstrak bahasa Indonesia, Arab dan Inggris diletakkan dalam satu halaman.
d.    Judul Tugas Akhir ditulis si atas abstrak.
e.    Di bagian bawah setiap abstrak dituliskan kata kunci sesuai dengan bahasa masing-masing.
f.     Semua istilah asing dicetak miring (Italic)
Contoh abstrak dapat dilihat pada Lampiran 5.

9.    Daftar Isi
Halaman Daftar Isi Tugas Akhir secara umum adalah sebagai berikut:
a.    Semua huruf diketik dengan Times New Roman atau Arial 12 poin dengan spasi tunggal (line spacing = single) dan ukuran sesuai dengan contoh pada lampiran 6.
b.    Khusus untuk judul Kata Pengantar dan ucapan Terima Kasih ditulis dengan Times New Roman atau Arial 12 poin dicetak tebal dan dengan huruf besar (capital). Contoh Daftar Isi dapat dilihat pada Lampiran 6.


10. Daftar Tabel dan Daftar Lainnya
Ketentuan penulisan Daftar Tabel dan Daftar-daftar Lainnya pada Tugas Akhir secara umum diketik dengan Times New Roman atau Arial 12 poin dengan spasi tunggal (line spacing = single) dan ukuran sesuai dengan contoh pada lampiran 7.

11. ISI LAPORAN
Bagian tubuh/pokok memuat uraian/penjabaran/analisa yang dilakukan oleh penulis. Penjabaran berupa tinjauan pustaka, metode penelitian dan hasil serta pembahasannya. Kategorisasi yang umumnya dipakai dalam penulisan Tugas Akhir adalah sebagai berikut:
A.       PENDAHULUAN
1.    Sub Bab Derajat Satu.
a.    Sub Bab derajat Dua Butir yang Pertama.
b.    Sub Bab Derajat Dua Butir yang Kedua
1)        Sub Bab derajat Tiga Butir yang Pertama.
a.    Sub Bab Derajat Empat Butir yang Pertama
Adapun ketentuan penulisan untuk tiap bab, diketik sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:
a.    Tiap bab dimulai pada halaman baru  dan judul bab seluruhnya diketik dengan huruf besar (capital), simetris ditengah (center), cetak tebal (bold), tanpa garis bawah, tidak diakhiri tanda titik, dan dengan satu spasi simetris tengah (center), bila lebih dari satu baris.
b.    Judul bab selalu diawali dengan angka Romawi Besar yang diikuti dengan tulisan BAB dengan huruf besar (Kapital), menggunakan huruf Times New Roman 12 poin, dan cetak tebal (bold) (misal: BAB III). Bagian ini terletak dibagian atau judul BAB dengan cara memberikan spasi tunggal (line spacing = single) dengan judul BAB.
c.    Perpindahan antar bab tidak perlu ada sisipan halaman khusus.



12. Kutipan
Penulisan karya ilmiah (skripsi) diperlukan kutipan sebagai sumber informasi, pendukung argumentasi atau untuk lebih mempertajam analisis. Kutipan terdiri dari dua macam yaitu kutipan langsung dan tidak langsung.

Kutipan langsung kurang dari 5 (lima) baris diketik 2 (dua) spasi dalam teks dengan diberi tanda petik di awal dan akhir kutipan. Kutipan langsung dan atau terjemahan lebih dari lima baris di ketik 1 (satu) spasi dalam alinea tersendiri, dan baris pertama di ketik pada ketukan kedelapan, semua baris berikutnya diketik mulai pada ketukan kelima dari margin kiri.
a.    Kutipan yang panjangnya lima baris atau lebih diketik dengan satu spasi. Contoh:
Mengenai hak seorang anak, menurut Imam Sajjad yang dikutip oleh Ibrahim Amini adalah sebagai berikut:
“Hak seorang anak adalah bahwa anda harus menyadari bahwa ia berasal dari anda. Apakah ia baik atau jelek itu semua berhubungan dengan anda, anda bertanggung jawab membesarkan, mendidik, dan menunjukkan kejalan Allah serta membantu menjadi anak yang taat. Anda harus memperlakukannya sedemikian rupa sehingga bila anda berbuat baik kepadanya, anda yakin bahwa anda akan mendapat ganjaran.”

b.    Kutipan yang panjangnya kurang dari lima baris dimasukkan kedalam teks dan diberi tanda petik rangkap pada awal dan akhir kutipan. Contoh:
Dalam Islam, mengurus suami mempunyai posisi yang sangat penting. Imam Ali mengatakan: “Jihad seorang wanita adalah mengurus suaminya dengan baik.” 1
factor-faktor yang mempengaruhi belajar seseorang menurut Dewa Ketut Sukardi dalam bukunya adalah sebagai berikut:
1.        Faktor internal,
2.        Faktor eksternal, 2
c.    Kutipan ayat Al-qur’an dan/atau Hadits
1.    Dalam penyusunan skripsi setiap mahasiswa wajib mencantumkan/mengutip ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits.
2.    Kutipan ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits dituliskan dengan huruf Arab sebagaimana aslinya secara lengkap jangan dipenggal (harus satu ayat penuh, kecuali jika terlalu panjang dan isinya tidak terlalu relevan)
3.    Khusus mengenai kutipan ayat Al-Qur’an perlu disebuatkan nama  dan nomor ayat yang dikutip pada akhir kutipan dan  dituliskan diantara kurung biasa,
4.    Kutipan Hadits harus dilengkapi dengan sanad, matan dan perawinya.
5.    Kutipan harus diberi nomor kutipan diujungnya dan pada catatan kaki harus di jelaskan sumber pengambilannya.
Contoh:
a.    Yang berasal dari ayat Al-Qur’an:

Dalam Al-Qur’an banyak sekali terdapat ayat-ayat yang menerangkan tata cara mendidik akhlaq anak, seperti dalam surat Al-Isra, ayat 23 yang berbunyi:
وقض ربك الآ تعبدوا الا اياه و بالو لدين أحســـنا أنمــا يبلغن عندك الكبير أحدهما أو كلا هما فلا تفولهما أف ولا تنهر هما وقل لهما قولا كـــريـــما
Artinya: “dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali–kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah!” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkan kepada mereka pekataan yang mulia” (surat Al-Isra’, ayat 23)

b.    Yang berasal dari Hadits




Artinya: “Dari Abu Hurairah r.a berkata, bersabda Rasululloh SAW. “Tidaklah seorang anak dilahirkan, melainkan atas fitrah, maka orang tuanya yang akan menjadikannya Yahudi, atau Nasrani atau Majusi.” (HR Bukhori, Muslim)

13. Catatan Kaki (Foot Note)
Yang di maksud dengan catatan kaki disini adalah catatan pada bagian bawah halaman teks yang menyatakan sumber suatu kutipan, pendapat atau keterangan penyusun mengenai suatu hal yang diuraikan dalam teks. Cara penulisan catatan kaki yang berasal dari berbagai macam sumber pada garis besarnya sama, yaitu catatan berurutan: nama pengarang, koma, judul buku, koma, kurung buka, tempat penerbit, titik dua, nama penerbit, tahun terbit, kurung tutup, koma, nomor cetakan, koma, jilid dan nomor halaman.
a.    Tiap kutipan diberi nomor pada ahir kutipan. Nomor itu diangkat sedikit dari biasa. (lihat pada contoh catatan kaki di bawah).
b.    Antara teks dan catatan kaki berupa garis sepanjang empat belas ketukan tik dimulai dari garis margin kiri.
c.    Nomor catatan kaki diketik setelah tujuh ketukan tik dari garis margin kiri berspasi satu.
d.    Bila dalam satu halaman terdapat lebih dari satu catatan kaki, maka jarak antara catatan kaki yang lain adalah dua spasi.
e.    Pengetikan alinea baru di mulai setelah tujuh ketukan dari tepi kiri dan ukuran huruf adalah 10.
f.     Nama atau judul buku ditulis dengan huruf miring, halaman disingkat menjadi h.
g.    Nama pengarang di tulis dengan nama yang tercantum dalam buku karangannya. Pangkat atau gelar seperti: Prof., Dr., SH., K.H., Ir., dan sebagainya tidak perlu di cantumkan.
h.    Suatu catatan kaki tidak boleh dilanjutkan kehalaman selanjutnya, dan catatan kaki haruslah diketik pada halaman yang sama dengan teks yang diberi catatan kaki.
Contoh macam-macam catatan kaki:
1)        Dari Buku

 

               1 Bey Arifin, Rangkaian Cerita Dalam Al-Qur’an, (Bandung: PT Al-Ma’arif, 1997), cet. Ke-2, h.9.
               2 Ernest W. Burges dan Harvei J. locks, The Family, (New York: American book company, 1970), Vol. 2, p. 18.

Apabila pengarang suatu buku lebih dari dua orang, hanya disebutkan nama pengarangnya yang pertama dan setelah koma dituliskan et al. singkatan dari kepanjangan (dengan orang lain).
Contoh:
 

3 J S Colamen, et al., Equality Opportunity, (Washington DC: U.S. Government Printing Office, 1996), p. 15


2)        Dari Al-Qur’an dan terjemahannya
Untuk kutipan ayat-ayat Al-Qur’an dan terjemahannya tidak diperlukan catatan kaki, karena nama, nomor surat dan nomor ayat telah di tuliskan pada akhir ayat. Kutipan ayat Al-Qur’an dan terjemahannya harus di tukil dari terjemah Al-Qur’an versi Depag RI.
Contoh: QS Al-Baqoroh / 2: 1 – 5.
3)        Hadits atau terjemahnya
Untuk kutipan ayat-ayat Hadits dan terjemahnya harus diberi catatan kaki sama seperti sumber (buku) lainnya.
4)        Dari Majalah
Majalah yang bertulisan Latin atau Arab pada prinsipnya sama dengan kutipan yang berasal dari buku. Bedanya, kalau dari majalah, nama judul, artikel dituliskan diantara tanda petik rangkap dan diikuti volume, kurung tutup, koma, dan nomor halaman.

 

               4 Richad Thomas, “Menguak Abad Baru Hijriah di Eropa”, Panji masyarakat, XII, 314 (Februari, 2007), h. 19

5)        Dari surat kabar
Hanya dengan menuliskan judul tulisan, rubrik, nama,surat kabar (dicetak miring). Tempat terbit dalam kurung, tanggal, bulan dan tahun terbitnya, dan di akhiri dengan nomor halaman. Contoh:
 

5 Jurnal Kompas (Jakarta), 5 September 2000, h. 4.

Kalau suatu kutipan diambil suatu artikel dengan nama yang jelas pada suatu surat kabar, catatan kakinya dimulai dengan nama pengarang dan judul artikel di apit tanda petik rangkap. Contoh:

              
               6 Ridwan Malik, “Pembiayaan Kesehatan di Indonesia”, Kompas, (Jakarta), 6 september 2006, h. 4.

6)        Dari Karangan yang tidak diterbitkan dapat berupa artikel, tesis atau desertasi.
Contoh:
 

               7 Surjo Sumarsono, “saran-sarana untuk memperbaiki Pendidikan Jasmani” Tesis Sarjana Pendidikan, (Bandung: Perpustakaan, IKIP, 2006), 20.T.d.

7)        Dari Wawancara
Disebutkan wawancara dengan siapa, identitasnya, tempat, bentuk wawancara, dan tanggal wawancara.
Contoh:

 

               8 Rahmat, Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta, wawancara pribadi, Jakarta, 4 Desember 1999.

8)        Dari Web Site (internet)
Disebutkan Web Site, hari, tanggal, dan jam down loadnya.
Contoh:

 

                     www.kompas.com berita/nasional, di download pada hari Senin, 5 April 2010, pukul 01.15 WIB.

i.      Judul buku dan singkatan yang khusus seperti ibid., op. Cit., loc, cit., dalam catatan kaki ketikanya di tebalkan atau di miringkan.
j.      Menyingkat catatan kaki (ibid., op., cit, dan loc. Cit)
1)    Ibid., yang berarti dalam sumber yang sama, digunakan apabila dalam sumber yang sama disebutkan lagi, baik nomor halaman sama atau berbeda, tanpa diselingi oleh kutipan dari sumber yang lain.
Contoh:
 

               9 Harun Nasution, Falasafah dan Misticisme dalam Islam, (Jakarta: PT. Bulan Bintang, 1973), Cet ke-4. Jilid 2, h. 45
               10 Ibid
               11 Ibid., h. 46

2)    Loc. Cit digunakan untuk menyingkat catatan kaki yang sumber dan halamannya sama dari kutipan yang sumber dan halamannya sama dari kutipan yang terdahulu yang telah disebut, akan tetapi di antara keduannya telah diselingi oleh kutipan dari sumber lain. Contoh:

 

               12 Falasafah dan Misticisme dalam Islam, (Jakarta: PT. Bulan Bintang, 1973), Cet ke-4. Jilid 2, h. 45
 13 Coleman, et al., Equality of Education Opportunity, (Washington DC: U.S. Government Printing Office, 1996), p. 15
14 Harun Nasution, Loc. Cit.


3)    Op. Cit., dari opera citato yang berarti “dari sumber yang telah disebutkan“, digunakan untuk menunjukan sumber kutipan yang sama dan dengan halaman yang berbeda tetapi telah diselingi oleh sumber lain
Contoh:

 

               14 Harun Nasution, Falsafah dan filsafat Pendidikan, (Jakarta: Bulan Bintang, 1998), cet ke-4, jilid 2, h. 45
               15 Hanafiah Faisal, Penelitian Sosial, (Jakarta: PT. Raja Grafindo, 2003), cet ke-6 h. 20
               16 Harun Nasution, Op. Cit., h. 197.


14. Tabel dan Gambar
Ketentuan pembuatan tabel dan gambar adalah sebagai berikut:
a.    Gambar, Grafik, dan diagram diberi nama gambar. (Contoh: tabel 1. daftar jumlah siswa MA Tangerang Tahun ajaran 2009/2010)
b.    Tabel dan gambar ditempatkan diantara bagian teks yang paling banyak membahasnya. Tabel dan gambar harus dibuat sedemikian rupa sehingga dapat berdiri sendiri, agar dapat dimengerti oleh pembaca tanpa harus membeca keterangan teks.
c.    Bila tabel ditulis dalam posisi landscape, sisi atas tabel adalah sisi yang dijilid.
d.    Tabel dan gambar selalu simetris ditengah (center) terhadap halaman.
e.    Nomor  tabel dan gambar harus menyertakan nomor urut. Jika dalam TA hanya terdapat satu tabel maka tidak perlu diberi nomor urut.
f.     Penulisan judul gambar dan tabel.
1.    Tabel: judul ditulis diatas Tabel, simetris ditengah (center) berjarak 1,5 spasi terhadap tabel yag bersangkutan. Judul tabel ditulis langsung mengikuti nomor tabelnya.
2.    Gambar: Judul ditulis di bawah gambar berjarak 1,5 spasi, simetris (center) terhadap gambar yang bersangkutan. Judul gambar ditulis langsung mengikuti nomor gambarnya.
g.    Penulisan sumber gambar atau tabel:
1.    Tabel: Sumber tabel (bila bukan hasil olahan sendiri) ditulis dibagian bawah tabel berjarak 1,5 spasi. Sumber yangtelah diolah lebih lanjut perlu diberikan catatan (telah diolah kembali)
2.    Gambar: Sumber gambar (bila bukan dari hasil olahan sendiri) ditulis dibagian bawah tabel berjarak 1,5 spasi. Gambar yang telah diolah lebih lanjut perlu diberi catatan (telah diolah kembali).
h.    Peletakan tabel atau gambar berjarak 3 (tiga) spasi setelah teks. Penulisan teks setelah tabel atau gambar dilanjutkan dengan jarak satu setengah spasi dari baris terakhir judul gabar.
i.      Apabila judul gambar atau tabel melebihi satu baris, maka penulisan judul dapat disusun simetris ditengah (center) dan diketik dengan satu spasi.
j.      Jika tabel dan gambar terlalu panjang maka dapat diputus dan dilanjutkan dengan mengetikan nomornya dan dan keterangan “sambungan” dalam tanda kurung.
k.    Jika tabel dan gambar terlalu lebar, terdapat beberapa ketentuan sebagai berikut:
1.    Ditempatkan secara memanjang di halaman tersendiri.
2.    Ditempatkan pada kertas lebar kemudian dilipat agar tidak melebih format kertas.
3.    Diperkecil ukurannya sesuai dengan format kertas TA, tetapi ukuran huruf didalamnya tidak boleh lebih kecil dari ukuran 8 poin (ukuran sebenarnya). Contoh tabel dan gambar dapat dilihat pada lampiran 7.
15. Lampiran
Ketentuan pembuatan lampiran adalah sebagai berikut:
a.    Nomor dan judul lampiran ditulis dengan huruf tegak tipe Times New Romans atau Arial 12 poin.
b.    Judul lampiran diketik dalam satu baris menggunakan huruf besar diawal kata (title case).
c.    Lampiran yang lebih dari satu halaman, pada halaman berikutnya diberi keterangan “sambungan” dalam tanda kurung.

16. Daftar Referensi
Dengan semakin berkembangnya jenis media yang ada, memungkinkan penulis untuk mencari sumber-sumber informasi dari berbagai jenis media. Perkembangan tersebut diikuti oleh perkembangan berbagai format penulisan kutipan dan daftar referensi. Adapun:
1.    Nama barat ditulis terbalik;
Peter Belger ditulis Belger, peter,
a.J. Arberry ditulis Arberry, A.J.,
sementara jika bagian akhir nama berupa singkatan huruf, maka tetap diletakkan diakhir, contoh : Michael P.J tetap ditulis Michael, P.J
2.    Untuk nama Indonesia tidak perlu dibalik:
Agus Suyono tetap ditulis Agus Suyono,
3.    Untuk nama Asia (China, Arab, korea, Jepang, dll) juga tidak perlu dibalik:
Toshihiko Hitsutzu tetap ditulis Toshihiko Hitsutzu,
4.    Imbuhan nama dengan Van, al, dan the ditulis mengikuti namanya dan masukkan sesuai dengan huruf namanya:
van Halen, dimasukkan kumpulan huruf H
al-Mahdi dimasukkan kumpulan huruf M

D.       Prosedur Pengumpulan Data Based STIT Muslim Asia Afrika
1.    Prosedur Umum
a.    Mahasiswa wajib menyerahkan karyanya pada STIT Muslim Asia Afrika data based melalui bagian pengadaan koleksi di perpustakan.
b.    Mengikuti aturan penulisan yang ditetapkan melalui SK Ketua.
c.    Menyerahkan seluruh isi tulisan, termasuk lampiran dan lain-lain, yang menjadi bagian dari karya tulis yang akan diserahkan.
d.    Mengisi formulir “Bukti Penyerahan Tugas Akhir” yang disediakan perpustakaan  STIT Muslim Asia Afrika Jakarta.
2.    Cara penyerahan fisik data based STIT Muslim Asia Afrika:
§  3 (tiga) eksemplar yang telah dijilid hardcover.
§  Warna hardcover adalah hijau tua
§  Pada halaman ‘Pengesahan Tugas Akhir’ harus ada tanda tangan asli dari dosen pembimbing dan dosen penguji.
3.    Format Penyusunan Tugas Akhir dalam CD ROM
a.    FISIK
Informasi yang dicantumkan daam kepingan CD dengan urutan sebagai berikut:
§  (Judul)
§  (Nama dan NPM/NIP)
§  (Kalimat) “Dengan ini menyatakan bahwa isi TA CD-ROM sama dengan hardcopy
§  Tanda Tangan asli Dosen Pembimbing I dan II
§  Informasi diatas diketik bukan ditulis tangan, kecuali tanda tangan.
§  Kepingan CD dimasukkan dalam CD case yang terbuat dari mika (transparan), bukan dari plastik.
§  Penomoran halaman pada file elektronik harus sama dengan penomoran halaman pada hardcopy.
b.    NON FISIK
CD ROM dibagi dalam beberapa folder/file:
§  Folder Tugas Akhir berisi semua file isi Tugas Akhir (TA)
§  Folde GAMBAR berisi semua file-file gambar asli yang digunakan di dalam naskah TA.
§  Semua dokumen diketik dalam format Microsoft word
§  Gambar, foto, grafik disispkan sebagai image dalam dokumen Microsoft word baik dalam pembahasan maupun lampiran.
§  File dipecah dalam penamaan file sebagai berikut:
a.    Cover.doc berisi: Halaman Judul; Lembar Pengesahan; kata Pengantar; Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah utuk Kepentingan Akademis (semua berada dalam satu file dengan nama Cover.doc Cover.doc)
b.    Abstract_TOC.doc berisi; Abstrak/Abstract; Daftar Isi; Daftar Tabel; Daftar Gambar; Daftar Rumus; Daftar Lainnya; Daftar lampiran (semua berada dalam satu file dengan nama Abstract_TOC.doc)
c.    Chapster1. doc berisi Bab 1
d.    Chapster2. doc berisi Bab 2
e.    Chapster3. doc berisi Bab 3
f.     Chapster4. doc berisi Bab 4 dan seterusnya sesuai dengan jumlah bab.
g.    Conclusion.doc berisi Bab Kesimpulan
h.    References.doc berisi Daftar Referensi
i.      Appendices.doc berisi Lampiran
§  Setiap halaman dari naskah TA mulai Abstrak sampai dengan daftar Referensi harus diberi “auto text” pada footer dengan tulisan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muslim Asia Afrika Jakarta (Arial 10 poin cetak tebal), ditulis dengan posisi rata kanan (align right).
§  Semua file MS word (.doc) harus dikonversikan menjadi portable document format (.pdf). (lihat lampiran 2)


                                                      








E.       Lampiran-lampiran
Lampiran 1: Contoh Halaman Sampul

Judul
SKRIPSI

Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas Dalam memenuhi
Syarat-syarat guna Mencapai Gelar Sarjana S1
Dalam Bidang Pendidikan Agama Islam




Nama
NIM/NIMKO: ……………. /………………………

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT) MUSLIM ASIA AFRIKA JAKARTA
TAHUN




 
       Lampiran 2 : Contoh Halaman Judul



Judul
SKRIPSI

Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas Dalam memenuhi
Syarat-syarat guna Mencapai Gelar Sarjana S1
Dalam Bidang Pendidikan Agama Islam






Nama
NIM/NIMKO: ……………. /………………………

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT) MUSLIM ASIA AFRIKA JAKARTA
TAHUN








Lampiran 3 : Contoh Halaman Persetujuan


Judul
SKRIPSI

Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas Dalam memenuhi
Syarat-syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana S1
Dalam Bidang Pendidikan Agama Islam




Oleh:
Nama

NIM                 : ………………………….
NIMKO                       : ………………………………….


Dibawah Bimbingan

Pembimbing I,                                                                                       Pembimbing,II





………………….                                                                                    ..…………………












Lampiran 4 : Contoh Halaman Pengesahan


PENGESAHAN PANITIA UJIAN


            Skripsi yang berjudul: “………………………………………………………….” telah diujikan dalam sidang munaqosah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta  pada tanggal …………………………….. Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu syarat memperoleh gelar sarjana Strata satu (S1) pada Program Studi Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, …… Januari 2010

Sidang Munaqosah

            Ketua,                                                                                    Sekertaris,



……………………………..                                                  ………………………………

Pembimbing I,                                                                     Pembimbing II




……………………………..                                                  ………………………………






Lampiran 5 : Contoh Kata Pengantar


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadlirat Allah SWT, Karena atas rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Penyusunan skripsi ini dilakukan dalam rangka memnuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Pendidikan Islam pada Jurusan Tarbiyah, Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta. penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, baik dari masa perkuliahan sampai pada penyusunan skripsi ini sangatlah sulit bagi penulis untuk dapat menyelesaikan skripsi ini. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1.    Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta.
2.    Ketua Prodi PAI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta, besertra seluruh jajarannya.
3.    Bapak  Dosen Pembimbing I dan II, yang telah meluangkan tenaga, pikiran dan waktunya mengarahkan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
4.    Seluruh Dosen dan Staf Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muslim Asia Afrika Jakarta.
5.    Orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan moral dan material kepada penulis.
6.    Rekan-rekan mahasiswa yang banyak membantu penulisan skripsi ini.

Akhir kata, penulis berharap Allah SWT berkenan membalas segala kebaikan saudara-saudara semua. Dan semoga skripsi ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan khususnya.


Tangerang, 20 November 2009


                                                                                                             Penulis

Lampiran 6 : Contoh Abstrak
                       
ABSTRAKSI


Nama                   : ……………………………
Program Studi    : ……………………………
Judul                    : Tugas dan Fungsi Da’i Dalam Menyelesaikan Konflik Sosial

            Abstraksi: Dakwah adalah kewajiban bagi setiap muslim. Maju atau mundurnya Islam dan umat Islam sangat tergantung dan berkait erat dengan kegiatan dakwah yang dilakukan. Dakwah merupakan suatu proses menyeru umat manusia kejalan Allah SWT secara berkesinambungan yang dilakukan oleh para pengemban dakwah atau Da’i. Dakwah bukanlah sesuatu yang mudah, terlebih pada era globalisasi sekarang ini. Karenanya seorang da’i harus memiliki kompetensi, harus tampil secara aktual, faktual dan konstektual. Seorang da’i harus mampu memilih cara yang tepat dalam menyampaikan misinya agar lebih strategis dan terarah.
Kata kunci: Dakwah, metode, aktual, realistis, konstektual















Lampiran 7 : Contoh Daftar Isi


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ………………………………………………………………….. i
LEMBAR PERSETUJUAN ………………………………………………………… ii
LEMBAR PENGESAHAN …………………………………………………………. iii
KATA PENGANTAR ………………………………………………………….……. iv
ABSTRAK ……………………………………………………………………….…... v
DAFTAR ISI ……………………………………………………………….………… vi
DAFTAR TABEL …………………………………………………………………… vii
DAFTAR ILUSTRASI ……………………………………………………..……….. viii

BAB I PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang Masalah ………………………………………………….
B.   Rumusan Masalah ………………………………………………………...
C.   Tujuan Masalah ……………………………………………………………
D.   Metode Penelitian …………………………………………………………
E.   Sistematika Penulisan …………………………………………………….

BAB II BIAS JENDER DALAM PENAFSIRAN
  1. Jender Sebagai Paradigma Budaya …………………………………….
  2. Criteria Bias Jender ………………………………………………………..
  3. Bias Jender Dalam Tradisi Teks ………………………………………….
  4. Kajian Jender Dalam Memahami Teks …………………………………..
  5. Faktor-faktor Penyebab Bias Jender Dalam Pemahaman Tafsir ……..

BAB III ANALISIS JENDER TERHADAP PERAN PEREMPUAN DI PUBLIK DOMAIN
  1. Analisisi Jender Pada Badan LITBANG Depag RI dan Tim Tafsir ………
  2. Penyempurnaan Tafsir Departemen Agama ………………………………


BAB IV PENAFSIRAN BIAS JENDER TERHADAP PERAN PEREMPUAN DI PUBLIK DOMAIN
  1. Kepemimpinan (Q.S. al-Nisa’/4:34 dan Q.S. al-Naml/27:23) …………….
  2. Kesaksian (QS al-Baqoroh/2:28 dan QS al-Nisa’/4/15) …………………..
  3. Kewarisan (QS al-Nisa’/4:11) ……………………………….………………..
  4. Pakaian (QS al-nuur/24:31) ……………………………….………………….
  5. Nusyuz (QS al-Nisa’/4:34 dan 128) ……………………….…………………
  6. Poligami (QS al-Nisa’/4:3)

BAB V PENUTUP
  1. Kesimpulan …………………………………………………………………….
  2. Saran-saran …………………………………………………….………………

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………………
LAMPIRAN - LAMPIRAN ……………………………………………………..……….
BIOGRAFI ……………………………………………………………………………….



















Lampiran 8 : Contoh Daftar Gambar


DAFTAR GAMBAR


Gambar 1.      Model Operasional Penelitian untuk Memahami Information, Literacy ……………………………………………………………….. 15
Gambar 2.      Pendekatan Belajar mengajar Student Centered ……………….. 25
Gambar 3.      Pendekatan PMK …………………………………………………… 28
Gambar 4.      Information Skills Model …………………………..………………... 33