Tuesday, October 14, 2014

Latihan Soal PKn SMA MID Semester Ganjil

UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL

Nama : ........................................................ Kelas : X IPS
Bid. Studi : PKn                                 Hari/Tgl : ............, ....../10/2014

I. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar
1. Aristoteles menyebutkan manusia sebagai zoon politicon, artinya .....
2. Istilah zoon politicon berasal dari bahasa ....
3. Secara harfiah, istilah zoon politicon berarti ....
4. Bangsa indentik dengan suku bangsa. Ini adalah inti pandangan mengenai bangsa yang bersifat....
5. Identitas bersama suatu bangsa yang didasarkan pada ikatan kekerabatan dan kesamaan budaya, disebut identitas ......
6. Faktor yang menjadi identitas bersama bangsa Indonesia adalah ....
7. Sifat kekuasaan yang dimiliki negara, yaitu .....
8. Salah satu sifat negara adalah “mencakup semua”, maksudnya adalah ...
9. Pengakuan komunitas internasional bahwa suatu negara telah sah sebagai negara menurut hukum internasioanal, adalah pengakuan ....
10. Unsur-unsur yang harus ada bagi terbentuknya negara, disebut unsur .....
11. Negara yang hanya memiliki satu pemerintah yang berdaulat ke dalam maupun keluar, adalah negara ....
12. Dalam negara berpemerintahan republik, penetapan kepala negara dilakukan melalui ....
13. Dalam negara berpemerintahan monarki, penetapan kepala negara dilakukan melalui....
14. Dalam negara berpemerintaahan republik, kepala negara lazimnya dijabat oleh ....
15. Tujuan NKRI tercantum dalam UUD 1945, yaitu ...

II. Jawablah dengan benar pertanyaan-pertanyaan di bawah ini !
1. Sebutkan 4 contoh kasus praktik korupsi yang terjadi di daerah tempat tinggalmu!
2. Bagaimana upaya yang harus kita lakukan dalam mencegah dan memberantas praktik korupsi!


UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL

Nama : ........................................................ Kelas : XI IPS
Bid. Studi : PKn                                 Hari/Tgl : ............, ....../10/2014


I. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar
1. Yang dimaksud dengan orientasi individu terhadap sistem politik meliputi komponen....
2. Di dalam suatu negara yang mempunyai budaya politik yang sudah matang akan menopang....
3. Budaya di mana masyarakat sangat aktif dalam kehidupan politik disebut....
4. Budaya politik yang biasanya berkembang pada masyarakat etnis yang masih sangat konservatif adalah budaya politik....
5. Budaya politik yang cenderung ditandai oleh adanya kepatuhan pasif masyarakat kepada pejabat-pejabat pemerintahan, yaitu budaya politik....
6. Karakteristik masyarakat yang mempunyai budaya politik partisipan biasanya berada di daerah....
7. Kebanggaan terhadap lagu kebangsaan Indonesia Raya merupakan contoh komponen orientasi....
8. Tipe budaya politik yang palig ideal untuk pertumbuhan demokrasi adalah....
9. Budaya politik adalah nilai-nilai keyakinan dan sikap-sikap emosi tentang bagaimana pemerintahan seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yang harus dilakukan oleh pemerintah, pendapat tersebut dikemukakan oleh....
10. Gabriel A. Almond dan Sidney Verba mengklasifikasikan tipe budaya politik menjadi tiga, yaitu....
11. Manusia adalah zoon politicon, artinya mahkluk yang selalu hidup bermasyarakat. Istilah ini dikemukakan oleh....
12. Esensi Budaya politik Bhineka Tunggal Ika adalah....
13. Budaya politik parokial mempunyai ciri sebagai berikut, kecuali....
14. Komponen objek politik yang berupa perasaan seseorang warganegara terhadap aspek-aspek sistem politiknya disebut....
15. Proses belajar tentang politik dan pengembangan orientasi pada politik adalah pengertian dari....

II.  Jawablah soal-soal dibawah ini dengan jawaban yang tepat dan benar!
1. Jelaskan macam-macam atau tipe-tipe budaya politik menurut Gabriel A. Almond, serta berikan contoh konkritnya di dalam masyarakat!
2. Berikan contoh sosialisasi politik yang diterima dari keluarga, sekolah, kelopok pergaulan, media massa. Masing-masing 2!



UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL

Nama : ........................................................ Kelas : XII IPS
Bid. Studi : PKn                                 Hari/Tgl : ............, ....../10/2014

A. Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar!
1. Rumusan Pancasila menurut pidato Soekarno 1 Juni 1945 adalah....
2. Tugas PPKI adalah....
3. Rumusan definitif Pancasila disahkan pada tanggal....
4. Pancasila menjadi pedoman dalam memecahkan masalah poleksosbudhankam merupakan kedudukan Pancasila sebagai....
5. Pancasila menjadi dasar untuk mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara, merupakan kedudukan Pancasila sebagai....
6. Kemampuan ideologi untuk mencerminkan realita yang hidup dalam masyarakat, dimana ia muncul untuk pertama kalinya, paling kurang realita pada saat-saat awal kelahirannya dinamakan dimensi....
7. Manusia Indonesia merupakan bagian dari warga dunia yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama serta menjunjung prinsip persamaan harkat dan martabat, ini sesuai dengan sila....
8. Suatu hubungan keadilan antara satu warga dan warga lainnya secara timbal balik disebut....
9. Pancasila merupakan paradigma pembangunan, berarti....
10. Hakekat pembangunan nasional adalah....
11. Berkaitan dengan Pancasila sebagai pardigma pembangunan iptek, sila yang mendasari perkembangan iptek secara demokratis adalah....
12. Gerakan reformasi berlandaskan pada moral manusia yang luhur dan sebagai upaya penataan kehidupan yang penuh penghargaan atas harkat dan martabat manusia merupakan pardigma reformasi yang berdasarkan....
13. Membina sikap saling mengahargai, menghormati dan tenggang rasa terhadap orang lain merupakan pengamalan nilai-nilai....
14. Selalu mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi atau golongan, merupakan pengamalan nila-nilai....
15. Mengembangkan sikap gotong-royong dan kekeluargaan dengan lingkungan masyarakat merupakan salah satu wujud menjunjung tinggi nilai-nilai....

B. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar dan tepat!
1. Setiap negara mesti mempunyai ideologi. Adalah fungsi ideologi bagi suatu negara?
2. Sebutkan mengapa Pancasila memenuhi persyaratan sebagai ideologi terbuka?
3. Sebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila?Jelaskan dan beri contohnya!
4. Jelaskan Pancasila sebagai paradigma pembangunan iptek!
5. Jelaskan nilai dasar, nilai instrumental, nilai praktis dan beri contohnya yang paling berkaitan!

Latihan Soal Bahasa Ingris MID Semester Ganjil 2014/2015

UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL

Nama : ........................................................ Kelas : X IPS
Bid. Studi : Bahasa Inggris Hari/Tgl : ............, ....../10/2014


Read the dialog below then answer the questions and translatte correctly!
Lala : Good morning, Dea.
Dea : Good Morning, Lala.
Lala : I heard that you enter Harvard University, Is it sure?
Dea : Yes, It is true
Lala : You’re great! You pass the test.
Dea : thanks, Lala. How abaout you?
Lala : I apply some universities in Semarang. Next week I willl get a test in Diponegoro University.
Dea : That’s good, What program do you choose?
Lala : I choose design program. Iam very inteterested in it.
Dea : So, you want to be a designer, right?
Lala : yes, I hope so.

I. Answer the questions
1. Who are invoice in the dialog?
2. Where will Dea study?
3. Did Dea pass the test?
4. What teh antonym os “pass”?
5. Is there any sxpression of praise in the dialog? What is that?
6. Where is Diponegoro University located?
7. What program does Lala choose?
8. Why does Lala choose the program?
9. What Lala’s dream?
10. What is designer?

II. Translate conversations in the box above into Indonesian correctly



UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL

Nama : ........................................................ Kelas : XI IPS
Bid. Studi : Bahasa Inggris Hari/Tgl : ............, ....../10/2014

I. Task 1.
Arrange the sentences into good dialog!
Putri : Let’s find the information about it for this year.
Tiara : I think that’s very wonderful festival. We can meet each other and our environment espesially our sea be good.
Putri : As I see it, you are not true, The comunitees do the diferent thing for this festival every year. There are many artists and event in the festival. In 2013, the commitee of this festival one of the famous bands in Indonesia. Did you know who?
Tiara : Yes, I have. I know it from internet. It is abaout bay festival, right?
Putri : There is a theater performance by the Jailolo Children in “Cabaret on the sea” wich tell the philosophical story with the charming musical and big stage wich floats on the sea. Besides, there are many events like fishing, row against, swimming, netting the rubbish and electing the nautical ambassador. What do you think about that?
Tiara : Of course. I want to go there.
Putri : Have you ever heard about Jailolo else?
Tiara : What a positive they are! Then, what else?
Putri : That’s right. It is held in Halmahera island. What are your thoughts on this festival?
Tiara : Yes, I knew, it was Noah band. What did they do?
Putri : Are you interested in that?
Tiara : I know that is the yearly festival. I think it will very boring becouse every year we will enjoy the same event.
Putri : They not only sang, but also went down to the sea. They campaigned to plant mangrove, too. The previous year there were no bands like this.

II. Answer the question based on the dialog on task 1!!!
1. What does the dialog talk about?
2. What is Jailolo festval?
3. Where is Jailolo located?
4. How is the opinion of Putri about the festival?
5. What is the theater performance about?
6. Whre does the stage to performli?
7. What is Noah Band done in this festival?
8. What does Tiara think about the festival before knowing many things about it?
9. Does Tiara like the festival?
10. What are the effect of this festival for peopleand environment?


UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL

Nama : ........................................................ Kelas : XII IPS
Bid. Studi : Bahasa Inggris Hari/Tgl : ............, ....../10/2014

I. Arrange these jumbled words into good sentences!
1. Will/study/same/the/at/we/class
2. Lend/book/the/your/will/ tomorrow
3. Shall/not/go to/to/Bandung/I/you/with
4. Raining/be/it/will/you/backcome/when
5. Have/shall/I/know/accident/the/nine o’clock/by
6. Be/she/here/will/tomorrow
7. English/speak/will/you/?
8. Study/the/will/student/hard/face/wxamination/final/to
9. They/present/will/tomorrow/?
10. Not/will/buy/new/a/tomorrow/Iwan/dictionary

II. Fill in the following balnks by changing verbs in the brackets!!!
1. If teh team had played well, it ....... (win) the competition.
2. If my mom had been here, I ....... (be) very happy
3. If Jokowi ......... (be) my brother, I would be the happiest woman in the world
4. If I had know her number, I ............ (call) her
5. If you had come to my house, I .......... (given) you a gift
6. If I visited muy uncle, he .......... (give) me money
7. If I had enaoght time, I .......... (go) traveling
8. If I had know you were in hosptal, I ......... (visit) you
9. I .............. (buy) you a present if Ihad know it was your birthday
10. If I ............ (be) a milionaire, I would buy a car


Monday, September 1, 2014

Kirim Aku Bunga - With Lyric (Slank)

video

Bunga,
Kau Bunga yang Tuhan anugerahkan

Tuesday, August 26, 2014

PUPUS (Request By Some one)

PUPUS

Meranggas sebelum bertunas,
41 sudah jalan kuretas,
Lintasi segala batas,
Semuanya bias.

Pupus,
Pupus,
Pupus,
Lekaslah besar wahai tunas yang bagus.

Amien
video

Monday, August 4, 2014

Allah Hi Allah Kiya Karo - Maher Zain (Full Translate)

video

Allah-hi-Allah-kiya-karo
(Katakan Allah, hanya Allah)
Dukh-na-kisi-ko-diya-karo
(Jangan melukai siapapun)
Jo-duniya-ka-malik-hai
(Dia yang menguasai semua alam)
Naam-usi-ka-liya-karo
(hanya menyebutkan namaNya)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)


(Repeat)

Just like a sunrise
(seperti matahari yang terbit)
Can’t be denied
(tidak bisa di hentikan)
Just like the river
(seperti sungai)
Will find the sea
(yang akan menemukan lautan)

Oh Allah, You’re here
(Oh Allah, Engkau ada di sini)
You’re always near
(Engkau selalu dekat)
And I know without a doubt
(Dan aku tahu tanpa keraguan)
That you always hear my prayers
(bahwa kau akan selalu mendengar doaku)

Such-ki-rahoon-pey-chala-karo
(Tetap berjalan pada jalan yang benar)
Dukh-na-kisi-ko-diya-karo
(Jangan melukai siapapun)
Jo-duniya-ka-malik-hai
(Dia yang menguasai semua alam)
Naam-usi-ka-liya-karo
(hanya menyebutkan namaNya)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)

Allah-hi-Allah-kiya-karo
(Katakan Allah, hanya Allah)
Dukh-na-kisi-ko-diya-karo
(Jangan melukai siapapun)
Jo-duniya-ka-malik-hai
(Dia yang menguasai semua alam)
Naam-usi-ka-liya-karo
(hanya menyebutkan namaNya)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)

So many bright stars
(Begitu banyak bintang bersinar)
Like diamonds in the sky
(Seperti intan yang ada di langit)
It makes me wonder
(ini membuatku kagum)
How anyone can be blind
(bagaimana semua orang tidak bisa melihat)

To all the signs so clear
(pada semua tanda yang begitu jelas)
Just open your eyes
(Bukalah mata kalian)
And I know without a doubt
(dan aku tahu tanpa ragu)
You will surely see the light
(Kau akan melihat cahaya itu)

Theri-duniya, theri-zameen
(Duniamu, Tanah mu)
Yeh-kehkashan-hai
(Seperti sebuah galaxy)
Yeh-thu-hai-Kareem
(Dan engkau yang paling mengagumkan)
Meray-Maula, sun-lay-dua
(Tuhanku, jawablah doaku)
Hum-baybus-hain-theray-bina
(Kamu tidak bisa apa2 tanpa-Mu)

Roshan-kar-jahaan
(Aku mohon berikan cahaya pada duniaku)
Aisa-zulm-na-kiya-karo
(jangan melakukan tindakan yang tidak adil)
Dukh-na-kisi-ko-diya-karo
(Jangan melukai siapapun)
Jo-duniya-ka-malik-hai
(Dia yang menguasai semua alam)
Naam-usi-ka-liya-karo
(hanya menyebutkan namaNya)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)

Allah-hi-Allah-kiya-karo
(Katakan Allah, hanya Allah)
Dukh-na-kisi-ko-diya-karo
(Jangan melukai siapapun)
Jo-duniya-ka-malik-hai
(Dia yang menguasai semua alam)
Naam-usi-ka-liya-karo
(hanya menyebutkan namaNya)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah)

(Repeat) (x2)

Allah-hi-Allah (x2)

---------------- Sejuknya lagu ini, semoga bahagia ---------------------

Friday, July 18, 2014

Bara & Belati

Seonggok bara membuncah,
Gapai titik api yang mulai beku.
Menyeringai retak, pecah
Bagai cermin dihantam peluru

Aku.....,
Hanya secuil harap dari sisa waktu
Menyayati sembilu berpilu-pilu
Meranggas, terhempas dan mengabu
Waktu telah menikamku bertalu-talu

Lidah api kini menari-nari,
Menusuk ruang dari segala dimensi
Bagai belati meliuk penuh birahi
Menggores asa dari dua sisi

Bara yang beku, dan
Belati yang legam lebam
Meremas kata dan nada
Ada

*Kedaung, 18 Juli ‘14

Thursday, July 17, 2014

Satu-Satunya CInta (Maha Dewi)

video

Satu-Satunya Cinta

katamu kamu cinta kepadaku selamanya
katamu kamu rindu kepadaku selalu
tapi mengapa aku masih ragu

katamu aku ini cinta terakhir kamu
katamu aku ini cinta dalam hidupmu
tapi mengapa aku masih ragu

mungkinkah aku ini menjadi satu-satunya cinta
yang terakhir kamu dan tak akan ada cinta yang kedua
dan ketiga dan cinta lainnya

katamu kamu hilang jika aku pun pergi
katamu kamu musnah jika cintaku punah
tapi mengapa aku masih ragu

katamu kamu cinta kepadaku selamanya
katamu kamu rindu kepadaku selalu
katamu aku ini cinta terakhir kamu
katamu aku ini cinta dalam hidupmu
tapi mengapa aku masih ragu

mungkinkah aku ini menjadi satu-satunya cinta
yang terakhir kamu dan tak akan ada cinta yang kedua
dan ketiga dan cinta lainnya

mungkinkah (mungkinkah) aku ini (aku ini)
menjadi satu-satunya cinta (satu-satunya cinta)
yang terakhir (yang terakhir) kamu dan tak akan ada (tak akan ada)
cinta yang kedua (cinta kedua) dan ketiga (cinta ketiga) dan cinta lainnya

#For sameone in my life

Thursday, July 10, 2014

Belajar dari Pilpres 2014 - Kafil Yamin

ADA yang lebih penting dari kemenangan dalam Pilpres ini, paling tidak bagi saya, yakni anak-anak muda Indonesia terutama, bisa belajar berpartisipasi politik yang baik. Sehingga kehidupan politik Indonesia adalah politik yang bermoral; sehingga generasi muda Indonesia adalah generasi berjiwa besar; bertenggang rasa; punya solideritas yang tinggi; generasi yang bermartabat.
Tadinya saya berharap anak-anak muda Indonesia bisa belajar dari tokoh-tokoh politik yang sekarang manggung. Tapi, melihat kenyataan politik hari ini, harapan itu masih jauh. Apa boleh buat.
Tadinya saya berharap tokoh-tokoh politik yang sekarang manggung itu bisa memberi tauladan; organisasi dan kelompok politik bisa memberikan pendidikan politik yang baik. Harapan itu juga masih jauh.
Banyak dari generasi muda Indonesia, lebih tertarik pada eforia adu kekuatan, provokasi, hujatan, caci-maki, bukan pada mengembangkan kemampuan nalar, analisis, penilaian yang matang.
Tapi bagaimana generasi muda bisa demikian bila yang mereka lihat adalah politisi dan kelompok politik yang hanya memperlihatkan nafsu berkuasa? Dan untuk itu mengeksploitasi sentimen massa? Sayangnya, emosi kebanyakan kita mudah diekspolitasi, mudah dipermainkan.
Kaum ‘intelektual’, akademisi, lebih menonjolkan kemampuannya dalam mencari kesalahan dan cacat orang lain. Dan para politisi, lebih banyak unjuk kekuatan ketimbang unjuk kebijaksanaan dan kecintaan kepada bangsa. Mereka lebih tampak sebagai anak-anak yang saling menunjukkan ‘siapa saya’, ‘siapa kami’. Sedikit sekali di antara mereka yang bisa jadi inspirasi bagi anak-anak muda untuk membangun dan mengembangkan kepribadian yang luhur.
Contoh-contoh yang saya kemukakan di sini akan terasa memihak, apa boleh buat, karena lebih banyak ditunjukkan oleh salah satu pihak. Pasti ada yang tidak senang.  Tapi perlu saya sampaikan sebagai contoh.
Deklarasi kemenangan oleh Megawati, Jokowi-JK, pada saat suara yang masuk baru 70 persen, dan lembaga penghitungnya bukan lembaga resmi, adalah tindakan kekanak-kanakan. Kita tahu alasannya: Mereka ingin cepat membangun opini publik bahwa merekalah pemenangnya. Ini bukan tindakan dewasa, meski umur mereka lebih dari dewasa. Dan karena itu bukan contoh yang baik bagi siapa pun, terutama bagi generasi muda.  Kenapa mereka tak bersabar menunggu hasil penghitungan KPU?
Mestinya mereka mempertimbangkan emosi massa, keharmonisan hidup masyarakat. Tindakan mereka itu menyulut emosi. Dan itu tindakan yang tidak patut. Bayangkan sekelompok organisasi resmi dan besar, mendasarkan pernyataan resmi kemenangannya pada hasil hitungan cepat tidak resmi.
Dan sungguh naif mereka mengemasnya dengan pidato kemenangan di Tugu Proklamasi.
Segera setelah itu Megawati memperingatkan KPU untuk 'tidak memanipulasi hasil Pilpres.' Peringatan yang bernada menuduh.
Pihak Prabowo-Hatta melakukan hal yang sama sebagai ‘tindakan balasan’, yang juga berdasarkan hitungan cepat tidak resmi. Tanpa tindakan kubu Megawati –Jokowi-JK, bisa dipastikan kubu Prabowo-Hatta tak akan bertindak seperti itu. Tapi apa pun alasannya, kubu Prabowo-Hatta mestinya tidak membalas kesalahan dengan kesalahan.
Slogan kubu Jokowi-JK bahwa “hanya kecurangan yang bisa mengalahkan kita” adalah pendidikan politik buruk bagi masyarakat. Padahal mereka bersaing untuk jadi pemimpin.
Dalam hal ini, kubu Prabowo-Hatta lebih menunjukkan sikap ksatria dan bijaksana “Kami akan menghormati bila rakyat memberikan mandat kepada saudara Jokowi.”
Muda-mudahan, masih ada yang masih bisa ditauladani dan dipelajari dari beberapa orang di antara mereka.
Orang sering mengatakan “politik itu kotor”. Tapi justru karena kotor itulah kita ingin menjadikannya bersih. Dan politik yang bersih itu ada. Sumpah, ada. Dan kita ingin memilikinya.
Media – mudah-mudahan ada yang masih bisa dikecualikan – menambah kekotoran politik itu dengan pemihakan yang sangat telanjang. Tanpa malu. Media mengekspoitasi emosi massa. Dan kebanyakan kita begitu mudah ‘dimakan’ media-media pengobar kebencian itu.
Mudah-mudahan dinding fesbuk saya ini jadi forum sebagian kecil kita untuk mengasah sikap kritis; menyaring informasi; memperkuat kemampuan mengendalikan diri; meningkatkan kepekaan, sehingga tidak gampang jadi objek kepentingan sempit sekelompok orang.
Memang, tidak gampang memelihara kesantunan di tengah ajang caci maki. Tapi bagi yang berniat menjadi pribadi yang sehat, ini tantangan tersendiri. Anda misalnya, berkomentar dengan argumentasi dan bahasa yang baik, tiba-tiba dijawab seseorang hanya dengan satu dua kalimat hujatan pendek: “Hahaha..ngawur!” – tanpa menjelaskan ngawurnya bagaimana.
Maklumi saja, biasanya, penanggap yang hanya menuliskan satu dua kata hujatan itu memang tak bisa berdiksusi. Kalaupun memaksakan diri, kelihatan pikirannya ngawur.
Kita harus jadi masyarakat yang pintar, lebih pintar dari mereka yang terlihat lapar kekuasaan. Bila para politisi, media, ‘intelektual’ sekarang lebih tampak menebar benih-benih konflik sosial; benih-benih kekacauan masyarkat, mungkin kemampuan mereka memang sebatas itu. Tapi kita tak mau jadi sekelas mereka. Kita ingin jadi bangsa yang tak gampang dipecahbelah. Dan untuk itu kita harus jadi masyarakat yang menyandarkan pertimbangan kita pada kedaulatan akal sehat kita sendiri. Untuk inilah kita perlu belajar bersama.
Dan di masyarakat yang baik, pempimpin buruk akan terpental dengan sendirinya. Itu hukum alam. Persoalannya, apakah semua kita punya niat jadi masyarakat yang baik?
Salam kebangsaan.