Thursday, December 8, 2016

Karena Kau Bidadari Syurgaku

"Kau adalah perhiasan, adalah pusat keindahan
Yang tanpa bersolekpun tetap indah,
Apatah lagi dihias tentu akan sangatlah indah
Maka berhiaslah untuk suamimu.
Wajah & senyummu manis, maka persembahkanlah hanya untuk suamimu"

Islam tidak mengatakan bahwa perempuan (muslimah) tidak boleh meng-upload photo di media online. Memang dalam Islam ada perbedaan pendapat tentang larangan penggunaan gambar, tetapi saat ini kita tidak bisa sepenuhnya menghindari, karena untuk kepentingan resmi (seperti pembuatan kartu identitas), kita membutuhkannya. 

Setelah mengetahui dan menyaksikan banyak hal yang terjadi di internet, maka kaum perempuan (muslimah) sebaiknya tidak meng-upload photo pribadinya maupun video di media online..

Banyak muslimah yang belum mengetahui hal ini dan meng-upload photo mereka ke media online. Kendatipun demikian banyak dari para muslimah yang rajin meng-upload foto-foto pribadinya, mungkin karena dianggap sebagai kekinian sehingga banyak muslimah yang tidak memandang hal ini sebagai masalah serius, untuk itu kepada para AYAH, IBU, SUAMI, dan muslimah untuk memberi perhatian khusus tentang masalah ini.

Sikap positif dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah bahkan mkan fatwa bagi kaum muslim perempuan (muslimat) yang sudah berstatus sebagai istri dilarang keras meng-upload foto-foto pribadinya di media sosial atau media online. Seorang istri tidak boleh upload foto pribadinya di media sosial apapun, baik itu foto anggota badan maupun wajah, apalagi wajah, karena wajah seorang istri itu haknya suami untuk memandangnya, maka jangan biarkan dilihat oleh orang yang tidak berhak, maka jika kemudian foto atau gambar seorang istri akan menarik perhatian dan akan melahirkan berbagai tanggapan dan komentar, nah ini tentu memancing kecemburuan suaminya bahkan bis berahir dengan perpisahan. Hancurlah bahtera cinta yang selama ini di bina". demikian Zainal Abidin

“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)

Allah SWT. memerintahkan kaum perempuan untuk berhijab dan menyembunyikan kecantikan dirinya kecuali kepada yang berhak yakni suaminya dan muhrimnya secara fisik bukan berarti boleh menampilkan keindahanmu melalui photo?! Bukankah itu sia-sia?

QS. Al-A’raf : 26, “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.”

QS. AL-Ahzab : 33, “Dan hendaklah engkau tetap di rumahmu dan janganlah berhias serta bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dulu.”

QS. An-Nuur : 31, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau Saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

QS. Al-Ahzab: 36 pun, sudah jelas dikatakan bahwa, “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi perempuan yang mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.”

Berangkat dari ini maka aku nasihatkan kepadamu bidadari syurgaku; 
+ : “Dik hapuslah photo pribadimu yang sudah engkau upload, karena sangat berbahaya, bukankah  engkau percaya padaku untuk menjagamu?!”
- : “Mas, photo-photoku kan pake hijab”
+ : “Wajahmu haram untuk di pajang di medsos, akan banyak fitnah di kemudian hari, dan itu mengundang kecemburuanku.”

Saat dunia sudah dipenuhi tipudaya ini, banyak photo wanita yang dicuri dan digunakan sebagai:
1. Prostitusi/ gadis panggilan
2. Untuk mempromosikan website
3. Digunakan untuk iklan situs dewasa

Buktinya bisa dilihat disini :
http://islamgreatreligion.files.wordpress.com/2008/12/add.jpg
http://islamgreatreligion.files.wordpress.com/2009/11/girl7.jpg
http://islamgreatreligion.files.wordpress.com/2009/11/girl6.jpg
http://islamgreatreligion.files.wordpress.com/2009/11/girl-1.jpg
(Copy link diatas ke tab baru di browser anda)

Saya yakin perempuan-perempuan itu adalah korban, bukanlah (maaf) pelacur, tetapi mereka terdaftar disana. Bahkan yang berhijab pun tak aman. Tidak sedikit website yang mengedit photo wanita telanjang dengan menempatkan wajah muslimah. Dan mereka akan memberi label sebagai "pelacur muslim", "pelacur berhijab", dll. Pertanyaan sekarang, apakah Anda ingin photo Anda terpampang sebagai wanita pelacur disana? Apakah Anda ingin ada banyak pasang mata yang memperhatikan tubuh Anda dengan pandangan nafsu? Berpikirlah bahwa itu akan membawa dampak yang buruk, wahai muslimah..

Ketahuilah bahwa setiap bagian tubuh wanita dapat menggoda lelaki. Photo-photo yang di upload di medsos (FB, WA, BBM, Line, IG, dll.) Jika mereka (lelaki) melihat, berfikir dan berkomentar "Wow, kamu cantik bunda", "senyumu manis sekali", "bibirmu indah" "matamu memancarkan damai" dll.. SELAMAT, Anda telah memperoleh DOSA!!

Ada banyak website yang menggunakan photo wanita untuk mendapatkan uang. Jika engkau upload photomu dan menambahkannya diberbagai laman. Users akan melihat photomu dan mereka mendapatkan uang. Jadi kembalilah berpikir sebelum meng-upload photo pribadi ke internet demi alasan jebaikan dan keamanan. Sekarang bayangkan ada berapa banyak kaum perempuan yang mendapatkan kejadian buruk? Dan ingatlah bahwa photo yang telah di upload ke internet bukanlah mutlak milik kita. Siapapun boleh mengambil dan menggunakannya atau bahkan mengaku photo itu sebagai dirinya.

Ingatlah bahwa menunjukkan kecantikan (tabarruj) adalah salah perbuatan dosa. Bahkan jika seorang wanita keluar rumahnya dengan menggunakan parfum dan lelaki dapat mencium wangi parfumnya, wanita tersebut seperti seorang pezina.. Nauzubillah tsumma nauzubillah... Tak ada yang bisa menyelamatkan kita dari dosa selain dari diri kita sendiri.. Jadi, STOP menampilkan kecantikan diri pada yang bukan berhak..!! Ini bukan hanya pada facebook tetapi juga pada media online yang lainnya. 

Islam sangat mengagungkan wanita. Pahamilah betapa berharganya dirimu. Sesuatu yang berharga sudah pasti tertutup. Seperti halnya berlian dan mutiara. Ia terletak jauh dan terlindungi. Engkau muslimah jauh lebih berharga dari berlian dan mutiara itu. Bukankah kita tahu bahwa seindah-indah perhiasan dunia ialah wanita sholehah? Hijab bukan hanya melindungi fisik dengan selembar kain, bukanlah hijab fisik belaka tetapi hijab dalam segala hal, yaitu menyembunyikan kecantikan dari yang bukan hak. Kecantikan seorang sitri adalah hak suaminya.

Semoga Allah meridhoi dan melindungi kita dananak-anak kita semua. Aamiin