Wednesday, February 24, 2016

Sengketa Bianglala

Sengketa,
Adalah amarah
Adalah nafsu
Adalah luka
Gerimis menggantung malas
Membakar bianglala di ufuk selatan
Bianglala singsingkan lengan
Wajahnya mulai mengeras
Bianglalaku
Indah warnamu
Hentikan sengketa itu
Kerana akan memburuk pesonamu
Sengketamu apa?!
Perebutkan hatiku?!
Lapangkanlah jiwamu
Rekahkanlah senyummu
Sehingga melapangkan ruang untuk hatiku
Berdamailah bianglalaku