Monday, October 21, 2013

PENGENALAN KOMPONEN ELEKTRONIKA

Pengenalan Komponen Elektronika


1. Pengenalan Komponen Elektronika
   Komponen elektronika berupa sebuah alat berupa benda yang menjadi bagian pendukung suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Mulai dari yang menempel langsung pada papan rangkaian baik berupa PCB, CCB, Protoboard maupun Veroboard dengan cara disolder atau tidak menempel langsung pada papan rangkaian (dengan alat penghubung lain, misalnya kabel).
     Komponen elektronika ini terdiri dari satu atau lebih bahan elektronika, yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan jika disatukan, untuk desain rangkaian yang diinginkan dapat berfungsi sesuai dengan fungsi masing-masing komponen, ada yang untuk mengatur arus dan tegangan, meratakan arus, menyekat arus, memperkuat sinyal arus dan masih banyak fungsi lainnya.

2. Jenis dan Kegunaan Komponen Elektronika
Resistor
   Komponen ini berfungsi untuk menghambat arus listrik yang mengalir pada sebuah rangkaian listrik. Resistor memiliki nilai hambat atau resitensi tertentu, ini dibedakan dari warna yang melingkari tubuh resistor.
   Tiap warna memiliki nilai yang berbeda (misal, hitam=0, cokelat=1, dst) pemberian warna ini memudahkan para ahli untuk membedakan nilai-nilai resistor.

Kapasitor
   Ini adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai penyimpan energi muatan listrik. Secara fisik, komponen ini biasanya berbentuk tabung kecil dan memiliki ‘kaki’ dari kawat yang dirancang memiliki panjang yang berbeda. Jika kapasitor diberi tegangan listrik, muatan positif akan mengumpul di kaki kapasitor yang panjang, sedangkan negatif berada di kaki yang lebih pendek.

Dioda
   Komponen elektronika ini terbuat dari bahan semikonduktor. Fungsinya adalah sebagai penyearah arus listrik, sehingga arus listrik yang semula bolak-balik bisa menjadi searah ketika rangkaian listrik dipasangi dioda.
   Dioda ini banyak sekali jenisnya, ada dioda biasa, dioda bandangan, dioda gunn, atau dioda arus tetap. Semuanya digunakan pada alat-alat ektronik sesuai dengan kegunaannya.

Transistor
   Komponen elektronika yang terbuat dari bahan semikonduktor ini berguna sebagai penguat, penstabil tegangan, atau sebagai sirkuit yang fungsinya pemutus dan penyambung tegangan listrik.

Baterai
   Nama baterai tentu tak asing di telinga kita, komponen elektronika ini memang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Baterai adalah suatu komponen kimia yang berfungsi sebagai penyimpan energi dan mengeluarkannya dalam bentuk muatan listrik.
    Baterai terbuat dari bahan karbon sebagai kutub positif, seng sebagai kutub negatif, dan elektrolit yang gunanya sebagai penghantar.

PCB (Printed Sircuit Board) Bisa juga disebut sebagai papan sirkuit cetak. Komponen elektronika ini memang berupa papan yang dilengkapi dengan sirkuit logam yang bisa menghubungkan komponen-komponen elektronika yang lain. Jadi, PCB ini bisa dibilang sebagai tempat penyatuan rangkaian listrik yang terdiri dari resistor, kapasitor, dll.

CCD (Charged-Coupled Device)
   Komponen ini berfungsi sebagai sensor untuk menangkap suatu gambar. Komponen elektronika ini sering digunakan pada fotografi atau kamera digital, spektroskopi UV dan alat optikal lain.

Transformator
   Sering juga disebut sebagai transformer atau trafo. Komponen eletronik ini berfungsi sebagai pengubah tegangan listrik. Trafo bisa menaikkan atau bahkan menurunkan suatu tegangan. Komponen ini biasa digunakan pada alat elektroni, misalnya adaptor AC-DC.
     Itu adalah beberapa komponen elektronika yang akan kita jumpai bila kita membongkar peralatan elektronik di rumah kita. Menakjubkan, bukan? Dari benda-benda kecil itu bisa tersusun dan menciptakan berbagai barang elektronik yang memudahkan kehidupan manusia.