Sunday, February 24, 2013

Cintaku Untukmu


Wahai asa di ujung senja ...
Engkaulah separuh nafasku
Disini, dalam dimensi ruang ini
Aku menampar diriku sendiri
Betapa bodohnya aku
Yang pernah abaikan cintamu
Seakan tak sanggup aku mengeja semua jejak itu

Wahai asa di ujung senja ...
Remaslah diri ini
Tamparlah sesukamu
Makilah!!!!
Agar dapat kutebus semua sesal salahku

Ketahuilah Wahai Istriku....
Demi langit dan bumi,
Semua yang ada padaku
Otak,
Hati,
Dan segala isinya,
Ada namamu

Andaikan aku tersungkur di medan laga ini
Mengalir darah,
Maka dalam aliran darahku akan ada namamu
Lalu.....
Jika aku terkapar mati
Maka akan kau dapati ruhku hinggap pada setiap pendar cahaya
Untuk terus menemanimu.....
Dan bila itu terjadi
Aku mohon.......
Tuliskan namaku di setiap helai nafasmu.
Agar abadi cintak