Tuesday, November 27, 2012

Cinta Berkabut

Cinta begitu berkabut
Tampak indah dan sejuk membelai kalbu
Namun sejuta misteri bersembunyi di balik kelabu
Siap menyerang kapanpun ia mau

Satu per satu durinya menancap kuat di hati
sakit, perih, luka, dan tangis hiasi hari
lisannya tak lagi terjaga
hatinya tak lagi terarah
mengapa?

Tiada pemeran lain, namun lidah bermain-main
memutar kata tanpa libatkan hati dan jiwa

Cinta yang dulu paling bisa mengukir tawa
Kini justru paling pandai mengurai air mata
Cinta tak kan selamanya berselimut kabut
Pada akhirnya sinar mentari kan mengungkap semua
Tiada bersisa

Kepala dijaga agar tetap dingin
Hati diatur agar tetap bercahaya
Kini mata terbuka lebar
Akal mengangguk yakin

Cinta tak lagi sama
Cinta tak lagi bunga
Selalu ada duri di setiap kata
Yang siap menoreh luka
Namun cinta tak menyadarinya

Cinta, masih pantaskah aku punya cinta?

Saturday, November 24, 2012

Yahudi Kejam? Simak Pedoman Kitab Sucinya












“Dalam perang, siapapun yang bertempur tanpa hati dan jiwanya akan dikutuk. Jika dia mengangkat senjatanya, sudah seharusnya dia tak boleh punya rasa belas kasihan kepada musuhnya,” ujar Rabbi milliter Yahudi Brig. Jend. Avichai Rontzki pada Haaretz.
Rontzki memuji para tentara Israel yang telah membunuh sekitar 1500 orang termasuk anak-anak dan para wanita. “Mereka semua (tentara Israel) berperang dengan hati dan jiawanya, dan juga keberaniannya tentu saja.” Imbuhnya. Rontki, jelas mendukung pembunuhan warga Palestina selama perang Gaza ini. Ia juga mengecam lembaga hak asasi manusia. Selama perang, beberapa rabi terkemuka lainnya juga mendorong para komandan Israel untuk menyerang penduduk sipil di Gaza. Sebelumnya, beberapa pekan lalu seorang rabbi-nya membolehkan membunuh non-Yahudi

Pada tanggal 25 Februari 1994 silam, seorang perwira AD Israel bernama Baruch Goldstein, seorang Yahudi ortodoks dari Brooklyn, Amerika Serikat, membantai 40 orang Muslim, termasuk anak-anak, yang ketika itu mereka tengah bersujud shalat di sebuah masjid. Goldstein adalah anak didik Rabbi Meir Kahane yang menyatakan kepada CBS News bahwa ajaran yang dianutnya mengatakan,”Orang-orang Arab itu tidak lebih dari daripada anjing, sesuai yang dikatakan Talmud.”
Lalu September 2004, 14 orang pendeta tinggi Yahudi mengirimkan sebuah pesan kepada Perdana Menteri  Israel saat itu, Ariel Sharon, Menteri Perang Shaul Mofaz dan Kepala Angkatan Bersenjata Israel Mosye Yaloon, agar tidak ragu-ragu membunuh warga sipil Palestina termasuk anak-anak dan kaum perempuan.
Dilanjutkan pada awal Juli 2006 lalu, Dewan Hakom Tepi Barat dan Jalur Gaza, seperti dilaporkan Yehdiot Ahronot, telah mengeluarkan fatwa yang memberi lampu hijau untuk “membunuh anak-anak dan kaum perempuan” di Lebanon dan Jalur Gaza. Fatwa itu berbunyi: “Barangsiapa yang memberi belas kasihan kepada anak-anak di Gaza dan Lebanon, berarti ia secara langsung berlaku kasar terhadap anak-anak Israel.”

Kita tentu sudah banyak mendengar tentang Talmud. Namun belum banyak yang mengetahui apa saja ayat-ayatnya. Berikut kami tampilkan sejumlah ayat-ayat Talmud yang menjadi dasar segala tindakan kaum Zionis terhadap orang-orang non-Yahudi (Ghoyim atau Gentilles), dan darinya Anda akan bisa “memahami” mengapa kaum Zionis selalu saja mau menang sendiri, selalu mengkhianati perjanjian, dan sebagainya. Inilah ayat-ayat suci mereka:
“Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non Yahudi bukanlah manusia, melainkan binatang.” (Kerithuth 6b hal.78, Jebhammoth 61a)
“Orang-orang non-Yahudi diciptakan sebagai budak untuk melayani orang-orang Yahudi.” (Midrasch Talpioth 225)
“Angka kelahiran orang-orang non-Yahudi harus ditekan sekecil mungkin.” (Zohar II, 4b)
“Orang-orang non-Yahudi harus dijauhi, bahkan lebih daripada babi yang sakit.” (Orach Chaiim 57, 6a)
“Tuhan (Yahweh) tidak pernah marah kepada orang-orang Yahudi, melainkan hanya (marah) kepada orang-orang non-Yahudi.” (Talmud IV/8/4a)
“Di mana saja mereka (orang-orang Yahudi) datang, mereka akan menjadi pangeran raja-raja.” (Sanhedrin 104a)
“Terhadap seorang non Yahudi tidak menjadikan orang Yahudi berzina. Bisa terkena hukuman bagi orang Yahudi hanya bila berzina dengan Yahudi lainnya, yaitu isteri seorang Yahudi. Isteri non-Yahudi tidak termasuk.” (Talmud IV/4/52b)
“Tidak ada isteri bagi non-Yahudi, mereka sesungguhnya bukan isterinya.” (Talmud IV/4/81 dan 82ab)
“Orang-orang Yahudi harus selalu berusaha untuk menipudaya orang-orang non-Yahudi.” (Zohar I, 168a)
“Jika dua orang Yahudi menipu orang non-Yahudi, mereka harus membagi keuntungannya.” (Choschen Ham 183, 7)
“Tetaplah terus berjual beli dengan orang-orang non-Yahudi, jika mereka harus membayar uang untuk itu.” (Abhodah Zarah 2a T)
“Tanah orang non-Yahudi, kepunyaan orang Yahudi yang pertama kali menggunakannya.” (Babba Bathra 54b)
“Setiap orang Yahudi boleh menggunakan kebohongan dan sumpah palsu untuk membawa seorang non-Yahudi kepada kejatuhan.” (Babha Kama 113a)
“Kepemilikan orang non-Yahudi seperti padang pasir yang tidak dimiliki; dan semua orang (setiap Yahudi) yang merampasnya, berarti telah memilikinya.” (Talmud IV/3/54b)
“Orang Yahudi boleh mengeksploitasi kesalahan orang non-Yahudi dan menipunya.” (Talmud IV/1/113b)
“Orang Yahudi boleh mempraktekan riba terhadap orang non-Yahudi.” (Talmud IV/2/70b)
“Ketika Messiah (Raja Yahudi Terakhir atau Ratu Adil) dating, semuanya akan menjadi budak-budak orang-orang Yahudi.” (Erubin 43b)
Jangan heran jika melihat kekejaman tentara Israel, karena ini diperintahkan oleh Talmud dan para pendeta tertinggi Yahudi.

sumber foto: http://arrahmah.com/read/2011/12/29/17071-foto-foto-kekejaman-dan-kebiadaban-yahudi-zionis-israel-terhadap-kaum-muslimin-palestina-pada-tahun-20102011.html#
artikel dari berbagai macam sumber dan media

Tuesday, November 20, 2012

Bila Ibu Boleh Memilih - Ratih Sang


Anakku,…
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu…
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah

Sembilan bulan nak,… engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata…

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah… saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu

Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak…
Maafkan ibu…
Maafkan ibu…
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak…
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak…
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu…

Ratih Sanggarwati (Ratih Sang)
Jakarta, 21 Agustus 2004


Dikutip dari Kumpulan Puisi Hati - Ratih Sanggarwati.

Tuesday, November 13, 2012

Anyer 10 Nove. Maret (Deenk) - Slank

    Slank
    Anyer 10 Maret

    Malam ini
    Kembali sadari aku sendiri
    Gelap ini
    Kembali sadari engkau telah pergi
   
    Malam ini
    Kata hati harus terpenuhi
    Gelap ini
    Kata hati ingin kau kembali
    Hembus dinginnya angin lautan
    tak hilang ditelan bergelas-gelas arak
    yang kutenggakkan...ooo....

    Malam ini
    Kubernyanyi lepas isi hati
    Gelap ini
    Kuucap berjuta kata maki
    Malam ini
    Bersama bulan aku menari

    Gelap ini
    Ditepi pantai aku menangis
    Tanpa dirimu dekat dimataku
    Aku bagai ikan tanpa air
    Tanpa dirimu ada disisiku
    Aku bagai hiu tanpa taring
    Tanpa dirimu dekap dipelukku
    Aku bagai pantai tanpa lautan
    Kembalilah...kasih ooo
    Kembalilah kasih

Sunday, November 11, 2012

PRASASTI ITU ADALAH BUAH CINTA

PRASASTI ITU ADALAH BUAH CINTA

Jangan ganggu aku,
Aku sedang nikmati rasa sakitku.
Aku sedang gauli perihku.
Aku sedang cumbui lukaku.

Biarkan aku disini,
Menumbuk langit,
Sampai menjadi embun.
Biarkan aku disini,
Menggembala kawanan mega,
Mengurapi cakrawala.

Meregang aku,
Bukan karena nikmat,
Melenguh aku,
Bukan karena syahwat,
Meronta aku,
Bukan karena geliat.

Aku sedang membangun prasasti besar,
Lebih besar dari Borobudur,
Lebih “miring” dari menara condong,
Lebih angkuh dari tembok China
Karena prasastiku adalah cinta

Thursday, November 8, 2012

Kirim Aku Bunga - Slank

video
Kirim Aku Bunga

Melatiku...
Apa kabar kamu disana..?
Kuharap engkau s'lalu tertawa..
Melatiku..
Tenang-tenang saja di sana ..
Pedamkan pedih dan sibukkan diri nikmati hari ..

Melatiku ..
Akupun seperti biasanya ..
Bersama teman-teman wujudkan mimpi disini ..
Melatiku..
Aku baik saja sendiri..
Sibuk'kan diri dan slalu menanti ..
Kau kembali ..

Lupakanlah diriku sementara ..
Jangan terlalu pikirkan langkahku ..
Lakukan yang kau suka agar kau bahagia ..
Dan percayalah ..di mimpiku ada mimpimu ..

Chorus:
Aaa.. kirim aku bunga ..
Kasih ..
Aaa.. getarkan cintaku ..
kasih ..
Aaa.. kukirim kau lagu ..
Kasih ..
Aaa.. tentang isi hatiku ..

Wednesday, November 7, 2012

TAK 'KAN PISAH - EREN

video
Sayang aku ingin berbicara kepadamu tentang apa yang aku  rasakan
Ada apa, ada apa
Aku kan dengarkan duhai cintaku
Bila nanti orangtuamu tak meridhoi dengan apa yang kurasakan padamu
Semua orangtua ingin yang terbaik untuk anaknya begitupun orangtuaku
Kau takkan tinggalkanku, takkan sayangku
Janjiku janjimu untukku
Takkan ada yang memisahkan kita
Sekalipun kau telah tiada
Akan kupastikan
Ku kan memeluk, menciumu di syurga
Jangan kau pergi tinggalkan aku
Bawa kemana kau mau
Janjiku kepadamu jiwa dan ragaku
Matipun ku mau


Tuesday, November 6, 2012

ARTI DAN MAKNA LOGO OSIS

ARTI DAN MAKNA LOGO OSIS (ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH)


OSIS
Organisasi Siswa Intra Sekolah (disingkat OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.
Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS.


Latar Belakang Berdirinya OSIS
Tujuan nasional Indonesia, seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dan secara operasional diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Pembangunan Nasional dilaksanakan di dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari Pembangunan Nasional. Di dalam garis-garis besar haluan Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa, kecerdasan dan keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.

Garis-garis Besar Haluan Negara juga menegaskan bahwa generasi muda yang di dalamnya termasuk para siswa adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Mengingat tujuan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang ditetapkan baik di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam garis-garis besar Haluan Negara amat luas lingkupnya, maka diperlukan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting dan strategis bagi upaya mewujudkan tujuan tersebut, baik melalui proses belajar mengajar maupun melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.

Arti bentuk dan warna lambang OSIS:
Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga
Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.

Buku terbuka
Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara.

Kunci pas
Kemauan bekerja keras akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain, menyebabkan siswa berani mandiri. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan kunci pemecahan dari segala kesulitan.
Tangan terbuka
Kesediaan menolong orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan pertolongan, yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab.

Biduk
Biduk / perahu, yang melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan nasional yang dicita – citakan.

Pelangi merah putih
Tujuan nasional yang dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera baik material maupun spiritual.
Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas
Pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para siswa.

Warna kuning
Sebagai dasar lambang yaitu warna kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi, untuk kepentingan dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu sumbangsih nyata kepada tanah air, bangsa dan negara.

Warna coklat
Warna tanah Indonesia, berpijak pada kepribadian dan budaya sendiri serta rasa nasional Indonesia.

Warna merah putih
Warna kebangsaan Indonesia yang menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/OSIS

Monday, November 5, 2012

Laluku Jelagaku

Semalam mataku terpicing hingga fajar menjelang
Semalam aku menorehkan namamu di gumpalan mega
Denting senar gitarku menjadi melodi yang menyayat dan sendu
Aku menyesali masa laluku

Aku mencintaimu,
Setulus embun yang jatuh dihelai daun kering
Jika cintaku ini hanya mimpi,
Izinkan aku kembali tidur tuk mengulanginya
Dan jika ini cinta abadiku,
Bolehlah aku menyimpannya
Sampai aku aku amnesia,
Jika aku harus melupakan semua
Hanya sekuntum melati putih yang menemaniku
Mungkin tidak ada orang yang setuju
Mungkin tidak ada yang merestui
Tapi kau tetap sekuntum melati putih

Menjelang subuh,
Aku beranjak menggapai cermin yang retak
Semakin jelas terpapar kelam hitam laluku,
Aku beringsut mundur
Dinginnya udara pagi menamparku,
Menghujatku
Memakiku
Dan berkata
“Kau mahluk tuhan paling hina”.
“Kau legam bagai jelaga”
“Masih pantaskah kau sunting melati putihku?”

Akupun hanya bisa diam
Aku layak
Matipun
Layak
Sangat layak

Friday, November 2, 2012

ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN

ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN
Karya : Remy Soetansyah
1 Mei 2012

Hari ini ku mati,
Perlahan...
Tubuhku ditutup tanah.
Perlahan...
Semua pergi meninggalkanku...

Masih terdengar jelas langkah² terakhir mereka,
Aku sendirian,
Di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
Sendiri,
Menunggu pertanyaan malaikat...

Belahan hati,
Belahan jiwa pun pergi.
Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain.
Aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka...

Sanak keluarga menangis,
Sangat pedih,
Aku pun demikian,
Tak kalah sedih...

Tetapi aku tetap sendiri,
Di sini, menunggu perhitungan.
Menyesal sudah tak mungkin.
Tobat tak lagi dianggap,
Dan maaf pun tak bakal didengar,
Aku benar-benar harus sendiri...

Ya Allah...
Jika Engkau beri aku 1 lagi kesempatan,
Jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milik-MU,
Untuk aku perbaiki diriku,
Aku ingin memohon maaf pada mereka...

Yang selama ini telah merasakan dzalimku,
Yang selama ini sengsara karena aku,
Tersakiti karena aku...

Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yang telah kukumpulkan,
Yang bahkan kumakan,
Ya Allah beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
Untuk berbakti kepada Ayah & Ibu tercinta...

Teringat kata-kata kasar & keras yang menyakitkan hati mereka,
Maafkan aku Ayah & Ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu,

Beri juga ya Allah aku waktu untuk berkumpul dengan keluargaku,
Menyenangkan saudara-saudaraku..
Untuk sungguh-sungguh beramal soleh.

Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu lebih lama lagi..
Begitu menyesal diri ini.
Kesenangan yang pernah kuraih dulu,
Tak ada artinya sama sekali...

Mengapa kusia-siakan waktu hidup yang hanya sekali itu...?
Andai aku bisa putar ulang waktu itu...

Aku dimakamkan hari ini,
Dan ketika semua menjadi tak termaafkan,
Dan ketika semua menjadi terlambat,
Dan ketika aku harus sendiri...
Untuk waktu yang tak terbayangkan sampai yaumul hisab & dikumpulkan di Padang Mashar...

Puisi Almarhum "Bang Remy Soetansyah," wartawan senior. wafat 30 Oktober 2012
Selamat AJlan Bang Remy semoga Allah berikan tempat termulia bagimu Abang

"ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN"
A'a Gym : "Renungan untukku, untukmu & untuk kita semua